Penting.id – Pasar smartphone entry-level di Indonesia kembali diramaikan oleh kehadiran perangkat terbaru dari Infinix yang menjanjikan spesifikasi mumpuni dengan harga yang sangat terjangkau bagi masyarakat luas. Namun, di balik daya tarik harganya, para calon pembeli harus memahami secara mendalam mengenai kekurangan Infinix 60i agar tidak menyesal setelah melakukan transaksi pembelian.
Laporan terbaru menunjukkan bahwa meskipun Infinix berhasil mendominasi segmen pasar menengah ke bawah, beberapa kompromi teknis pada seri 60i menjadi sorotan utama para kritikus teknologi di tanah air. Penilaian objektif ini sangat penting bagi konsumen yang menginginkan perangkat tahan lama untuk menunjang aktivitas harian mereka tanpa kendala teknis yang berarti.
Kualitas Layar dan Resolusi Visual
Sektor layar menjadi poin pertama yang sering dikeluhkan oleh pengguna karena Infinix 60i masih menggunakan panel dengan resolusi yang dianggap tertinggal untuk standar aplikasi modern saat ini. Penggunaan resolusi HD+ pada layar yang berukuran cukup lebar membuat kerapatan piksel menjadi kurang optimal sehingga teks dan gambar tampak kurang tajam.
Selain masalah ketajaman, tingkat kecerahan layar di bawah sinar matahari langsung juga menjadi kendala bagi pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan. Keterbatasan teknologi panel ini mengakibatkan reproduksi warna terlihat agak pucat jika dibandingkan dengan kompetitor di kelas harga yang serupa.
Performa Chipset dan Batasan Multitasking
Infinix 60i ditenagai oleh chipset kelas pemula yang dirancang untuk efisiensi daya, namun sayangnya performa ini tidak cukup tangguh untuk menjalankan gim berat dengan lancar. Pengguna akan merasakan adanya penurunan frame rate atau lag yang cukup mengganggu ketika mencoba menjalankan aplikasi dengan tuntutan grafis tinggi secara intensif.
Manajemen memori pada perangkat ini juga menjadi perhatian khusus karena sistem seringkali menutup aplikasi di latar belakang demi menjaga kestabilan sistem operasi. Hal ini tentu menghambat produktivitas bagi mereka yang terbiasa melakukan multitasking atau berpindah-pindah antar aplikasi secara cepat dalam satu waktu.
Kapasitas Pengisian Daya dan Efisiensi Baterai
Meskipun kapasitas baterai yang ditawarkan cukup besar untuk bertahan seharian, teknologi pengisian daya pada Infinix 60i tergolong sangat lambat menurut standar teknologi tahun ini. Dibutuhkan waktu lebih dari dua jam untuk mengisi daya dari posisi kosong hingga penuh, yang mana hal ini bisa sangat merepotkan bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.
Ketiadaan fitur pengisian daya cepat (fast charging) yang memadai membuat perangkat ini terasa kurang kompetitif di tengah gempuran brand lain yang sudah menawarkan solusi pengisian instan. Efisiensi daya saat digunakan untuk aktivitas berat juga terlihat kurang optimal sehingga baterai cenderung lebih cepat panas.
Keterbatasan Sensor dan Fitur Pendukung
Salah satu kekurangan tersembunyi yang jarang disadari adalah absennya beberapa sensor penting seperti gyroscope hardware yang sangat dibutuhkan untuk stabilitas navigasi dan pengalaman bermain gim. Penggunaan gyroscope berbasis software seringkali menghasilkan respons yang lambat dan tidak akurat saat digunakan untuk aplikasi pemetaan atau Augmented Reality.
Selain itu, kualitas speaker mono yang disematkan pada bodi perangkat menghasilkan output suara yang cenderung cempreng dan kurang memiliki kedalaman bass yang memuaskan. Pengalaman menikmati konten multimedia seperti menonton film atau mendengarkan musik akan terasa kurang maksimal tanpa bantuan perangkat audio eksternal.
Sektor Kamera dan Kualitas Foto Low-Light
Kamera utama Infinix 60i mungkin terlihat mengesankan di atas kertas dengan megapiksel yang besar, namun hasil pemrosesan gambarnya masih menunjukkan noise yang cukup banyak. Detail pada foto seringkali hilang saat dilakukan zooming, terutama pada kondisi pencahayaan yang kurang ideal atau di dalam ruangan.
Mode malam yang tersedia tidak memberikan peningkatan signifikan pada kualitas foto, malah seringkali membuat gambar terlihat terlalu diproses secara digital (over-processed). Kurangnya stabilisasi video juga membuat rekaman yang diambil sambil berjalan tampak sangat goyang dan sulit dinikmati secara visual.
Sistem Operasi XOS dan Iklan Bawaan
Antarmuka XOS yang berbasis Android pada perangkat ini seringkali dikritik karena terlalu banyak membawa aplikasi bawaan (bloatware) yang tidak bisa dihapus oleh pengguna. Aplikasi-aplikasi ini tidak hanya memakan ruang penyimpanan internal, tetapi juga sering mengirimkan notifikasi iklan yang cukup mengganggu kenyamanan penggunaan sehari-hari.
Pembaruan sistem operasi jangka panjang juga masih menjadi tanda tanya besar bagi para pengguna setia produk Infinix di wilayah Indonesia. Ketidakpastian jadwal update keamanan dan versi Android terbaru membuat perangkat ini berisiko menjadi usang lebih cepat dibandingkan perangkat dari produsen global lainnya.
Pentingnya Riset Sebelum Membeli
Sebagaimana kutipan dari arsip Sep 1, 2009, calon pembeli sudah terbiasa melihat penawaran dari $120 per malam dan membaca ulasan untuk hotel terbaik di Honolulu dari pelancong di Tripadvisor sebelum memutuskan untuk memesan. Prinsip ketelitian yang sama harus diterapkan saat memilih smartphone agar dana yang dikeluarkan benar-benar memberikan nilai manfaat yang sebanding dengan ekspektasi.
Membandingkan harga dari berbagai situs belanja online dan membaca review jujur dari pengguna nyata adalah langkah krusial untuk menghindari kerugian finansial. Di Indonesia, dinamika harga yang cepat berubah menuntut konsumen untuk selalu memperbarui informasi mengenai kelebihan dan kekurangan produk secara berkala.
Kesimpulan dan Rekomendasi
Infinix 60i tetap memiliki pasarnya sendiri, terutama bagi mereka yang memiliki anggaran sangat terbatas namun membutuhkan smartphone dengan layar besar dan baterai awet. Namun, daftar kekurangan di atas harus menjadi catatan serius bagi Anda yang mengutamakan performa kencang dan kualitas fotografi yang profesional.
Pastikan Anda telah menimbang dengan matang antara kebutuhan fungsional dengan keterbatasan teknis yang ada pada perangkat ini. Jika performa adalah prioritas utama Anda, mungkin menambah sedikit anggaran untuk seri yang lebih tinggi akan menjadi keputusan yang lebih bijak di masa depan.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apakah Infinix 60i sudah mendukung jaringan 5G?
Tidak, Infinix 60i masih terbatas pada konektivitas 4G LTE yang memang disesuaikan dengan segmen harga entry-level.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengisi baterai hingga penuh?
Karena tidak didukung fast charging yang mumpuni, pengisian daya dari 0% ke 100% biasanya memakan waktu sekitar 2 hingga 2,5 jam.
Apakah layar Infinix 60i sudah menggunakan resolusi Full HD?
Belum, perangkat ini masih menggunakan resolusi HD+ (720p) yang merupakan standar umum untuk ponsel kelas pemula.
Apakah banyak iklan pada sistem operasinya?
Ya, antarmuka XOS seringkali menampilkan notifikasi iklan dari aplikasi bawaan, namun beberapa di antaranya dapat dinonaktifkan secara manual.
🎉 PROMO SIRUP MARJAN DI SHOPEE 🎉
Belanja lebih hemat dengan Diskon Menarik,
Gratis Ongkir & Bayar di Tempat (COD).
🛒 DAPATKAN PROMONYA DI SINI
✔ Aman ✔ Praktis ✔ Terpercaya






